Hi quest ,  welcome  |  sign in  |  registered now  |  need help ?

Karakter Burung Tledekan

Written By gara on Rabu, 17 Juli 2013 | 20.04


Karakter Burung Tledekan

Burung Tledekan adalah jenis burung yang sering berkicau bisa disebut burung periang seperti burung perenjak yang kita kenal....burung tledekan biasanya hidup dihutan pegunungan. warna bulu dada hampir sama dengan murai batu yakni orange. namun bedanya adalah pada warna sayap burung itu kalau murai berwarna hitam sedangkan tledekan berwrna biru, anda dapat melihat ciri2 tersebut pada gambr dibawah ini.


KARAKTER DASAR BURUNG TLEDEKAN

  1. Mudah beradaptasi, burung ini sangat mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan.
  2. Petarung yang gampang naik darah. Apabila mendengar suara burung Tledekan lain atau melihat burung sejenis, maka semangat tempurnya langsung berkobar. Disamping itu, burung ini bersifat teritorial yang berusaha mengusir rivalnya.
  3. Birahi yang cenderung mudah naik. Burung ini sangat mudah naik birahinya, banyak penyebab yang dapat membuat naiknya birahi pada burung jenis ini. Stelan EF (Extra Fooding) yang over, penjemuran yang berlebih atau melihat burung Tledekan betina, dapat dengan cepat menaikkan tingkat birahinya.
  4. Mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia.
  5. Bermental baja. Hampir rata-rata burung ini memiliki sifat mental yang sangat baik sebagai petarung.

    Sedangkan makanannya dapat anda beri poer atau sejenis serangga dan ulat.

    • PENANGANAN APABILA BURUNG TLEDEKAN KONDISINYA DROP

    • Tingkatkan porsi pemberian Jangkrik menjadi 5 pagi dan 5 sore
    • Tingkatkan porsi pemberian Kroto menjadi setiap pagi
    • Berikan Kelabang 2 ekor seminggu sekali
    • Mandi dibuat 2 hari sekali saja
    • Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung Tledekan lain dahulu
    • Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/ha

  smbr:cara merawat burung
20.04 | 0 komentar

Jenis -Jenis Burung Anis Merah

Written By gara on Kamis, 06 Juni 2013 | 23.26

Burungzoo.com Burun Ku Bagus


Jenis - Jenis Burung Anis Merah


Burung Anis Merah memiliki beberapa jenis di beberapa negara terutama di ASIA memiliki perbedaan dari warna bulu dan jika dilihat lebih detail bentuk tubuh burung sedikit berbeda akan  tetapi di indonesia juga memliki beberapa burung anis merah yang sudah di budidayakan yang jenis dan variannya cukup banyak
Bernyanyi dengan suara merdu dan bergaya dengan goyangan bergeleng kepala ke kanan dan kekiri, yang biasa disebut teler oleh para pecinta burung kicauan khususnya di Indonesia ini, itulah ciri khas burung anis yang berwarna merah marun atau merah bata ini. oleh karena warna nya itu pulalah orang lebih mengenal burung ini dengan nama anis merah atau anis bata daripada menyebut burung ini dengan nama ilmiah orange head thrush. banyak jenis anis merah yang ada meski hanya beberapa jenis saja yang sering kita lihat sebagai peliharaan






smbr:denis-thea
23.26 | 0 komentar

Burung Kacer Mabung

Burungzoo.com Burun Ku Bagus

Belajar mengenai Burung Kacer ,  dari pemilihan bakalan, perawatan dsb. Tidak begitu sulit di jaman sekarang untuk belajar tentang apapun. Tinggal kitanya sendiri mau dan tidaknya untuk belajar.
gambar burung kacer yang sedang mabung
gambar burung kacer yang sedang mabung
Salah satu media belajar yang praktis adalah dengan memnfaatkan sarana internet, di internet apa yang kita ingin tau (informasi), besar kemungkinan ada (tersedia). Begitu juga masalah perburungan sangat banyak blog yang membahasanya. Dari bloglah saya belajar tentang perburungan.
Dari beberapa tulisan yang saya baca ternyata Molting (rontok bulu -disini lebih popular dengan istilah mabung) itu merupakan satu siklus dalam kehidupan burung, semua burung pasti akan mabung. Dalam setahun burung akan mabung satu kali, ada juga yang dua kali untuk jenis burung tertentu.
bulu tuanya belum rontok semua
bulu tuanya belum rontok semua
Ada beberapa burung yang saya pelihara salah satunya burung Kacer yang sekarang sedang mabung. Dulu sebelum tau cara merawat burung yang sedang mabung, saya tidak memperlakukanya dengan khusus tapi untuk burung Kacer yang sekarang sedang mabung saya memcoba praktek berdasarkan informasi yang saya dapat dari internet.
dalam proses mabung
dalam proses mabung
Tanggal 6/2/2013 burung Kacer yang saya pelihara bulu bulunya mulai ada yang rontok itu tandanya burung mulai mabung. Maka mulai saat itu saya mencoba mempraktekan  treatment mabung secara ekstrem harapanya agar mabung sempurna. Langkahnya sangkar fuul di kerodong, pakan diganti dengan pakan ayam, ngak di mandikan gak di jemur, kotoranyapun di bersihkan 10 hari sekali, harusnya dasar sangkar di taburi dulu dengan kapur sirih setebal 2 mm dan lapisan atasnya di taburi dengan dedak setebal 1 cm tapi itu tidak saya lakukan, tentu ada alasanya hehe. Pemberian EF juga di tingkatkan jadi 6 ekor jangkrik pagi dan sore, ulat hongkong 5 ekor sama, pagi sore. Pemberian vitamin yang di campurkan di air minunya asal ganti air pasti saya kasih vitamin.
pool kerodong selama 2 bulan
pool kerodong selama 2 bulan
Pemberian porsi Extra Fooding yang lebih banyak dari biasa itu harus karena menurut satu sumber itu sangat di perlukan untuk pembentukan sel baru dan untuk pembentukan bulu baru. Lebih dari itu saat burung sedang mabung, ini merupakan saat yang tepat untuk mengisi variasi suara, tujuanya agar variasi suaranya jadi lebih banyak artinya tidak monoton. Sementara untuk proses mabungnya sendiri burung Kacer itu lebih cepat, mulai bulu rontok sampai pulih kembali lamanya sekitar 2 bulan.
Sekarang hari Sabtu 23 Feb 03 berarti penantian yang masih panjang untuk bisa menikmati kicauan merdunya si Kacer ini. Semoga saja apa yang saya praktekan membuahkan hasil sesuai dengan yang di harapkan.
Menguasai teori itu harus tapi praktek jauh lebih harus untuk mengetahui hasilnya.
wasalam.


smbr:udikhangeblog
23.12 | 0 komentar

Mastering Burung Kacer Untuk Lomba

Written By gara on Rabu, 10 Oktober 2012 | 20.11

PERAWATAN DAN STELAN BURUNG KACER UNTUK LOMBA
 
Perawatan lomba untuk burung Kacer sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan hariannya. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung Kacer agar mempunyai tingkat birahi yang diinginkan dan memiliki stamina yang stabil.
 
Kunci keberhasilan perawatan lomba untuk burung Kacer yaitu mengenal baik karakter dasar masing-masing burung.
 
Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Lomba untuk burung Kacer:
  • H-3 sebelum lomba, Jangkrik bisa dinaikkan menjadi 5 ekor pagi dan 5 ekor sore.
  • H-2 sebelum lomba, burung sebaiknya dijemur maksimal 30 menit saja.
  • 1 Jam sebelum di gantang lomba, burung di mandikan dan berikan Jangkrik 3-5 ekor dan Ulat Hongkong 6-15 ekor.
  • Apabila burung akan turun lomba kembali, berikan Jangkrik 2 ekor lagi.
PENTING
  • Sebaiknya, mulai H-6 burung diisolasi. Jangan sampai melihat dan mendengar suara burung Kacer lain.
  • Lakukan mandi malam (jam 19.00-20.00) pada H-1.

PERAWATAN DAN STELAN BURUNG KACER PASCA LOMBA
 
Perawatan pasca lomba sebenarnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung.
 
Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Pasca Lomba untuk burung Kacer:
  • Porsi EF dikembalikan ke Stelan Harian.
  • Berikan Vitamin dan Mineral pada air minum pada H+1 setelah Lomba.
  • Sampai H+3 setelah Lomba, penjemuran maksimal 30 menit saja.
 
20.11 | 0 komentar

Burung Jalak suren kalimantan

Written By gara on Jumat, 14 September 2012 | 06.27

.jalak suren kalimantan


                *jalak suren kalimantan memiliki warna putih pada bulu diatas paruhnya

     Selain karena sebagai burung master,banyak orang memelihara jalak suren karena perawatan yang relatif sangat mudah,seperti burung peliharaan lainnya,jalak suren tak perlu perawatan exstra,adapun yang harus diperhatikandalam memelihara jalak suren adalah :
  1. kebersihan kandang harus selalu terjaga dengan membersihkan kotoran pada kandang dipagi hari dan sore hari,mengganti makanan voer pada cepuk tiap 3 hari sekali,mengganti air minum setiap hari
  2. sebelum penjemuran,burung diangin-anginkan terlebih dulu pada teras rumah antara 1/2 jam-2jam,penjemuran sebaiknya dilakukan antara pukul 08.00-11.00
  3. selain pakan utama berupa voer,jalak suren perlu diberikan makanan tambahan berupa buah-buahan(pisang sobo,pepaya,sawo,dll) dan hewan hidup(jangkrik,ulat kandang,ulat hongkong,kroto,dll)
  4. burung jalak suren termasuk burung yang suka mandi,pemandian jalak suren dapat dilakukan dengan menggunakan bak mandi atau dengan cara disemprot tergantung dari kebiasaan jalak suren itu sendiri,memandikan jalak suren sebaiknya dilakukan pada pagi hari sebelum proses penjemuran.
  5. untuk melatih kekuatan stamina,jalak suren perlu diumbar pada kandang umbaran
  6. burung jalak suren perlu diberikan burung master seperti burung kenari,lovebird,cucak jenggot,dll.karena jalak suren dapat menirukan berbagai  macam suara burung lainnya
  7. untuk melatih mental burung,jalak suren perlu digandeng dengan burung jalak suren lain,sebelum digandeng sebaiknya porsi makan burung ditambah.
06.27 | 0 komentar

Jenis-Jenis Burung Jalak

Jenis Burung Jalak

Jalak dalam bahasa inggris starling adalah nama sekelompok burung pengicau dari suku Sturnidae. Burung yang umumnya berukuran sedang (sekitar 20-25 cm), gagah, dengan paruh yang kuat, tajam dan lurus. Berkaki panjang sesuai dengan tubuhnya. Bersuara ribut, dan berceloteh keras, kadang-kadang meniru suara burung lainnya. Di alam, burung ini kebanyakan bersarang di lubang-lubang pohon. Burung jalak relatif mudah dijinakkan. Dalam sangkar burung ini sangat aktif bergerak dan berkicau. Karena itu penggemar burung kicau memelihara burung ini untuk melatih jenis burung kicau lain atau sebagai masteran. Memakan hampir seluruh jenis makanan. Diet utama di penangkaran biasanya berupa voer, buah pisang, kroto, dan serangga kecil. Terdapat sekitar 25 spesies jalak dan kerabat dekatnya, yaitu perling dan beo, di seluruh Indonesia.

Beberapa Jenis Burung Jalak yang sering dipelihara orang di antaranya:
* Jalak Suren (Sturnus contra)
* Jalak Putih (S. melanopterus)
* Jalak Bali (Leucopsar rothschildi)
* Jalak Kerbau atau Kerak kerbau (Acridotheres javanicus)
Jalak Suren
Jalak Suren
Jalak suren (Sturnus contra) sebenarnya bisa ditemukan hampir di seluruh pelosok Indonesia. Namun, sekarang burung ini semakin sulit ditemukan. Apa yang dialami burung lain, populasinya kian hari kian susut di alam, ternyata juga dialami jalak suren. Pencemaran sawah oleh pestisida, penangkapan untuk dipelihara atau diperdagangkan, dan penciutan hutan merupakan penyebab utama menurunnya populasi jalak suren yang bernama ilmiah Sturnus contra jalla.

Keistimewaan jalak suren
Jalak suren dilambangkan sebagai burung jinak penjaga rumah. Dengan memelihara burung ini, rumah akan selalu terjaga setiap hari. Mungkin ada benarnya anggapan ini karena jalak suren merupakan burung yang sangat peka. Jika ada orang datang, akan bersuara nyaring dan bervariasi. Bisa dipahami kalau banyak orang yang memelihara burung ini dan menjadikannya sebagai hewan peliharaan.
Jalak Putih
Jalak Putih
Jenis Jalak putih (Sturnus melanopterus) ini hampir mirip dengan Jalak bali (Leucopsar rothschildi) memiliki warna bulu utama putih, meskipun terdapat kulit tanpa bulu disekitar mata berwarna kuning. Namun, keduanya memiliki kesamaan, yaitu merupakan Burung yang dilindungi undang-undang. Burung Jalak Putih merupakan burung dari suku Sturnidae. Burung yang umumnya berukuran sedang (sekitar 20-25 cm), gagah, dengan paruh yang kuat, tajam dan lurus. Berkaki panjang sebanding dengan tubuhnya. Bersuara ribut, dan berceloteh keras, terkadang meniru suara burung lainnya. Di alam, burung ini kebanyakan bersarang di lubang-lubang pohon.dengan warna bulu seluruhnya putih, kecuali sayap dan ekor berwarna hitam.
Jalak Bali
Jalak Bali
Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) atau disebut juga Curik Bali adalah sejenis burung sedang dengan panjang lebih kurang 25 cm. Burung pengicau berwarna putih ini merupakan satwa endemik Indonesia yang hanya bisa ditemukan di Pulau Bali bagian barat. Burung ini juga merupakan satu-satunya satwa endemik Pulau Bali yang masih tersisa setelah Harimau Bali dinyatakan punah. Sejak tahun 1991, satwa yang masuk kategori “kritis” (Critically Endangered) dalam Redlist IUCN dan nyaris punah di habitat aslinya ini dinobatkan sebagai fauna identitas (maskot) provinsi Bali. Jalak Bali merupakan satwa yang secara hidupan liar populasinya amat langka dan terancam kepunahan. Diperkirakan jumlah spesies ini yang masih mampu bertahan di alam bebas hanya sekitar belasan ekor saja. Jalak Bali merupakan satwa yang dilarang diperdagangkan kecuali hasil penangkaran dari generasi ketiga (indukan bukan dari alam).
Jalak kerbau
Jalak Kerbau
Burung Jalak Kerbau dengan ciri tubuhnya tegap, berjambul pendek, aktif bergerak lincah serta di tunjang pula dengan paruh dan kakinya yang berwarna kuning. Bermata Tajam dengan lingkaran putih atau kuning di antara bola matanya. Bulu – bulunya berwarna abu - abu tua hampir hitam. sering pula kita jumpai di areal persawahan nampak sedang asyik bertengger di atas punggung seekor Kerbau yang sedang merumput atau berkubang dalam lumpur. Hal ini di karenakan burung Jalak ini gemar memakan parasit atau kutu – kutu yang terdapat pada punggung Sang Kerbau tersebut. Dan oleh sebab itu pulalah Burung Jalak Hitam ini juga di kenal dengan sebutan Jalak Kerbau.
 
seputarduniahewan
Membedakan jantan dan betina Jalak suren mulai dewasa pada umur 8-10 bulan. Ciri fisik dan tingkah laku burung jantan dan betina mulai bisa dibedakan. Untuk membedakannya, harus dilakukan dengan pengamatan yang seksama. Jalak suren jantan memiliki tubuh berbentuk lurus dengan ukuran relatif lebih besar dari betina. Tubuhnya lonjong dan panjang, kepa-lanya lebih besar dan bulat, paruhnya relatif lebih panjang dan kokoh. Bulu kepala, punggung, dan dada berwarna hitam legam dan mengilat. Warna merah pada kulit di atas mata lebih cerah dan jelas. Pada bagian yang memiliki bulu warna putih, di tubuh bagian bawah, kelihatan lebih bersih. Ekornya sedikit lebih panjang dan menyatu. Jari-jari kakinya lebih panjang dan lebih kokoh. Jambul kepalanya lebih panjang dan lebih melebar saat mengembang. Yang betina memiliki bentuk tubuh bulat dan pendek. Warna hitam dan putihnya agak suram. Paruh, jari kaki, dan ekornya lebih pendek dan halus. Kepalanya agak ramping. Warna merah pada bagian mukanya lebih pucat dibanding burung jantan. Selain itu, aktivitas dan gerakan burung jantan relatif lebih lincah dan agresif dari yang betina. Suara ocehannya lebih cerewet, bervariasi, dan lebih keras dari betina.Untuk tujuan penangkaran, burung jantan dan betina harus dipilih yang memiliki pandangan mata tajam, postur tegap, gesit, gerakan lincah, suara lantang, dan nafsu makan tinggi. Read more: http://gudangburung.blogspot.com/2012/04/merawat-jalak-suren.html#ixzz26RxuNPc7

Read more at: http://gudangburung.blogspot.com/2012/04/merawat-jalak-suren.html
Copyright http://gudangburung.blogspot.com/ Under Common Share Alike Atribution
06.25 | 1 komentar

Jenis-jenis Burung Kacer

Written By gara on Minggu, 26 Agustus 2012 | 20.19

Burung Kacer

Burung Kacer adalah termasuk dari burung anggota famili Turdidae, tapi aneh kalau disebut sebagai padanan murai, sebab keduanya saling berdekatan, sifatnyapun hampir sama suka pamer diri pada sebangsanya.

Burung yang satu ini jika berkicau sambil menari-nari dengan melebarkan ekornya hingga berbentuk seperti kipas, ciri yang paling menonjol adalah kicauannya selalu bernada riang dan suka menirukan suara burung lainnya.

Kacer banyak ditemukan di daerah jawa timur, namun secara luas penyebarannya burung yang juga dijuluki Kucica ini sebenarnya sangat luas, yaitu sebagian besar di Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera dan Bali bahkan di beberapa negarab seperti China, Filipina dan di India pun ada.

Hidupnya di hutan belukar dan selalu hidup berpasangan, mereka membuat sarang dari rerumputan dan berkembang biak di pepohonan rendah dan berdaun rindang dan lebat.

Saya ingin berbagi pengalaman kepada para pembaca tentang cara memilih burung kacer yang punya mental tanding yang hebat. Ciri-ciri burung kacer yang hebat menurut pengalaman saya ada beberapa point yang harus diperhatikan dan dicermati. Bahkan mungkin, ciri-ciri yang akan saya kemukakan juga berlaku pada burung-burung tertentu. Sebelum saya jelaskan ciri-ciri tersebut, ada baiknya kita mengenal jenis-jenis burung kacer yang ada di pasaran.

A. BURUNG KACER LOKAL

Sebutan “Kacer Lokal” mungkin berawal dari pulau jawa karena burung kacer jenis ini memang hidup di daratan pulau jawa terutama wilayah bagian timur. Ciri khas jenis ini adalah mempunyai warna bulu hitam pekat di sekujur tubuh dan garis putih pada sayap serta ekornya. 
Harga di pasaran terkenal lebih mahal karena populasi burung jenis ini mulai punah bahkan sangat sulit ditemukan lagi.
Habitat asli burung ini sebenarnya berada di wilayah pedesaan atau dekat dengan perkampungan penduduk. Karena terus diburu dan ditangkap, kini mulai jarang terlihat. Kemungkinan besar bermigrasi ke hutan yang jauh dari jangkauan manusia.

B. BURUNG KACER TASIK

Berdasarkan namanya, kemungkinan jenis ini berasal dari wilayah jawa bagian barat. Ciri khas jenis ini hampir sama dengan jenis lokal.Yang membedakan adalah warna totol-totol putih pada bagian di bawah ekor. Dan biasanya mempunyai nilai jual lebih murah daripada jenis lokal.

C. BURUNG KACER LAMPUNG DAN KALIMANTAN

Sesuai dengan namanya, jenis ini memang berasal dari pulau sumatera dan kalimantan. Ciri khas antara kacer lampung dan kalimantan hampir sama, yaitu mempunyai bulu warna putih dibagian bawah mulai dari pangkal ekor hingga bagian dada. 
Yang membedakan antara sumatera dan kalimantan yaitu warna putih kacer lamping sebatas dada agak ke bawah sedang kacer kalimantan hingga pangkal leher. Ciri lain masih sama dengan kacer pada umumnya, dominasi warna hitam serta garis putih pada sayap dan ekor.

Ciri-ciri burung kacer yang punya mental tanding antara lain :

1. Pada bagian kepala agak memanjang dengan bagian belakang membentuk sudut ( tidak bulat seperti burung merpati ). Jika anda menemui kacer yang berkepala bulat seperti merpati biasanya burung tersebut bego dan tidak bisa dijadikan “gaco”.
2. Paruh yang tampak lurus atau sejajar dengan garis kepala bagian atas ( tidak “nyakil” = naik ke atas seperti buto cakil ). Jika anda menemui kacer semacam ini, dipastikan kacer tersebut berani tanding walaupun masih liar.
3. Terakhir, memiliki postur tubuh yang memanjang dan berdiri tegap. Itulah ciri-ciri burung kacer yang pantas dijadikan “jago” untuk event lomba burung.
Demikian tips dari saya, semoga menambah wawasan bagi anda penggemar/ hobiis burung kicauan.
 
smbr:hobyburung
20.19 | 0 komentar

Burung Robin

Burung Robin

Pada tahun 1990 an burung Robin ini sangat dikenal oleh masyarakat pehobi burung Indonesia Khususnya, namun akhir-akhir ini burung tersebut seakan hilang dari peredaran kicau mania.

Dahulu burung ini sangat murah harganya, bahkan banyak para toko burung yang menjual burung robin ini, karena selain harganya murah ( pada saat itu ) burung ini sangat mudah beradaptasi dengan pemiliknya dan cepat berkicau, memang burung ini termasuk burung langka di indonesia dikarenakan setahu saya burung ini termasuk burung import dari asia.

Sekilas burung Robin adalah nama yang diberikan pada beberapa burung kicau yang kecil yang terdapat di Amerika, Eropa dan Asia.

Burung Robin dari Amerika diklasifikasikan sebagai Turdus Migratorius, sedangkan burung Robin Eropa sebagai Erithacua Rubecula.

Burung Robin ini merupakan burung yang periang dan paling dikenal, ia akan membuat sarang dari ranting dan akar-akar yang dilapisi terlebih dahulu dengan lumpur dalam membuat rumah mereka di alamnya.

Setiap pagi atau malam dan waktu subuh burung ini sudah mulai berkicau dengan kerasnya, tak heran pada masa itu banyak sekali pehobi burung lebih menyukai Burung jenis ini karena disamping mudah merawatnya dan murah harga, robin ini baik jantan dan betina sama-sama ngocehnya dan sama gacornya.( Ngerol ), dan untuk perawatannya pun sangatlah mudah dan tidak sulit, sama seperti burung-burung lainnya.

Makanan burung robin ini adalah, voor biasa, jangkrik, kroto serta buah-buahanpun akan dimakannya.

Sampai pada akhir-akhir ini jika ada burung Robin ini harganya pun sudah mencapai ratusan ribu rupiah, mungkin dikarenakan burung robin tersebut sudah susah didapat di pasaran.

Baik para pecinta burung dan para kicau mania ini sekedar mengingatkan kembali kepada kita, bahwa ada salah satu burung kecil yang sangat rajin berkicau dan tidak gampang stres yaitu BURUNG ROBIN.
smbr:hobiburung
20.16 | 0 komentar

Merawat Burung Pleci Agar Cepat Bunyi

Cara Merawat Burung Pleci Agar Cepat Bunyi

Cara membuat burung Pleci atau cicikacamata agar rajin ngoceh dan cepat bunyi adalah banyak cara pada masing-masing pehobi burung kicau mania.

Membuat burung-burung yang awalnya masih bahan atau belum mau ngoceh agar cepat ngoceh merupakan kebanggaan tersendiri JIKA pada akhirnya burung kesayangan kita menjadi rajin berkicau, dan itu hal yang sangat mendasar dilakukan oleh para pecinta burung ( SABAR ).

Banyak cara agar membuat burung rajin berkicau, salah satunya yang kita bahas adalah burung pleci atau cicikacamata.

Memang pada tahun ini ( 2011-2012 ) burung Pleci ini sedang menjadi Idola di mata Kicau Mania pada umumnya, selain harganya sangat Relatif terjangkau dan burung ini kerap kali di ikut sertakan di dalam ajang lomba burung berkicau dan di beri kelas tersendiri di beberapa kota di Indonesia.

Dan yang membuat burung ini paling banyak di pelihara oleh para pehobi burung karena harganya pun sangat mahal jika telah menjadi juara pada arena lomba burung atau burung ini sangat mahal jika sudah rajin berkicau, dan informasinya yang saya dengar burung pleci ini hingga tembus di angka 40juta, FANTASTIC..!!!

Ada banyak cara agar Pleci ini bisa rajin berkicau mempunyai banyak variasi suaranya, tapi cara ini bukan jaminan akan sama hasilnya dan tidak memberikan jaminan seratus persen, tapi jika anda ingin mencoba apa salahnya.
Awal yang baik di mulai dari pemilihan calon burung yang bagus atau yang berprospek. 
  1. Pilihlah burung pleci yang sehat, agresif dan yang jantan.
  2. Pilih warna bulu yang tebal.
  3. Pilih tubuh yang proposional, tidak kecil tapi cukup bagus.
  4. Pilih Ekor yang mengumpul jadi satu tidak menyebar.  
  5. Burung Pleci yang banyak mempunyai variasi suara dan bisa teler adalah Burung Pleci yang berwarna Kuning, ( setahu saya )

Ciri-ciri Mayoritas Pleci Betina:
  • Postur badan agak kecil bulat tidak panjang. 
  • Kepala relatif lebih kecil. 
  • Bola mata normal dan alis mata yang melingkar lebih tipis. 
  • Ekornya pendek. 
  • Paruh umumnya pendek dan tipis.

Ciri-ciri Mayoritas Pleci Jantan:
  • Ekor Panjang berbentuk huruf 'V' Mayoritas.
  • Paruh tebal dan panjang. 
  • Kepala relatif lebih besar. 
  • Alis mata yang melingkar berwana putih lebih tebal. 
  • Badan Panjang dan proposional.

Tips dan trik Agar Pleci Cepat Gacor

Pada dasarnya burung pleci ini sangat mudah bunyi dan menurut saya tidak ada rawatan khusus dari burung pleci ini agar cepat bunyi, yang penting dalam pemilihan burung harus benar-benar selektif.

Perawatan sederhana burung pleci:
  1. Pagi hari / subuh coba keluarkan burung pleci ( di embunkan hingga keluar sinar matahari menghangatkan tubuhnya secukupnya.
  2. Setelah itu, mandikan burung pleci dengan semprot/sprey yang lembut atau sesuai keinginan hingga basah, biasanya dalam memandikan dengan semprot coba sediakan cepuk atau tempat minum burung tersebut jangan di lepas, biasanya begitu badan dia basah dia akan mandi di tempat tersebut. 
  3. Setelah mandi hingga basah, jemur secukupnya akan tetapi biarkan hanya air minum saja yang ada di dalam sangkar. 
  4. Kira-kira stengah jam, angkat pleci dan taruh ditempat yang teduh, berikan ulat hongkong kecil yang berwarna putih ( 2-3 ulat hongkong yang sedang ganti kulit ) tapi sebelumnya beri makan berupa buah baik pisang maupun buah lainnya juga boleh atau voer juka sudah makan voer. 
  5. Untuk serangga bisa juga menggunakan ulat kandang, jangkrik yang kecil, atau kroto ( kroto jangan setiap hari dan jangan banyak-banyak pemberiannya ). 
  6. Boleh juga dengan memberikan madu ditempatkan khusus atau tempat yang kecil, atau bisa juga anda memberikan madu dengan mengolesnya di buah pisang tersebut ( biasanya, jika sudah ada madu, pisang tidak akan dimakan ) 
  7. Setelah itu biarkan hingga sore menjelang, sore boleh di mandikan sesuai kebutuhan. 
  8. Dan nikmati ocehan burung pleci anda saat itu setelah di mandikan, jemur, dan di teduhkan.
Saya rasa hanya itu yang bisa saya bagikan kepada anda, karena dengan pola perawatan seperti itu bisa membuat Pleci saya cepat ngoceh dan dengan istilah buka paruh dan bervolume tebal serta kencang dengan berbagai kicauan yang bervarisi.

Faktor yang lainnya kenapa burung Pleci cepat gocor adalah karakter dari burung itu sendiri yang sudah mempunyai bakat bagus dan rajin berkicau, serta umurpun bisa menjadi patokan, karena bila umur burung lebih dewasa dia akan rajin berkicau dengan sendirinya.

Selamat mencoba perawatan burung pleci ala saya.
 
smbr:hobyburung
20.12 | 0 komentar

Merawat Burung Branjangan

Tips Merawat Burung Branjangan

PROBLEM UTAMA BRANJANGAN

1. Mabung tidak segera tuntas
2. Sehabis mabung tidak segera bunyi
3. Bulu mudah rontok

1. Mabung tidak segera tuntas: 
Branjangan yang proses mabungnya terlalu lama disebabkan oleh lambatnya pertumbuhan bulu baru.

Berbeda dengan kenari misalnya, branjangan tidak suka “ngemil”. Artinya, proses mabung menjadi lamban karena tidak cukup energi untuk mendorong pertumbuhan bulu secara cepat. 

Bulu-bulu dan selongsong bulu terdiri atas lebih dari 90% protein, khususnya protein yang disebut keratins. Protein bulu berbeda dengan protein pada tubuh dan telur serta memerlukan jumlah proporsional yang berbeda atas asam amino (pembangun sel atau blok protein).

Burung harus mengonsumsi makanan dengan kandungan asam amino jenis ini kemudian menyerap dan disimpan sebagai protein (keratin) khusus bagi keperluan pertumbuhan bulu. 

Proses ini sangat penting bagi burung dan tubuh burung harus bekerja ekstra untuk mendapatkan gizi yang cukup untuk membentuk bulu secara sempurna.

Untuk menyediakan jenis protein yang diperlukan branjangan, bisa kita sediakan BirdVit dan/atau BirdMolt. Kedua multivitamin ini tidak hanya membuat burung fit, tetapi juga mendapatkan asam amino yang cukup untuk pertumbuhan bulu.

2. Sehabis mabung tidak cepat bunyi  
Disebabkan masa rekondisi burung terlalu lama. Untuk mempercepat rekondisi ini pula bisa diberikan BirdVit untuk rawatan harian selama dan sehabis mabung.

Alternatif lain, Anda bisa menyediakan undur-undur sebagai extrta fooding (EF) branjangan. Cari saja binatang kecil itu (rata-rata seukuran 1-4 pentol korek api) sebanyak 10-15 ekor. Tebar ke ke dalam bubukan bata dan akan menjadi santapan branjangan. 

Langkah ini bisa dibarengi dengan mempertemukan branjangan macet dengan branjangan yang gacor, agar mudah terpancing dan kembali bunyi.

3. Bulu mudah rontok 
Terutama disebabkan oleh serangan parasit (kutu dan cacing) dan kekurangan mineral.
Pastikan kita menyemprot burung sebulan sekali dengan FreshAves.

Untuk mencegah kekurangan mineral, jangan lupa selalu gunakan bubukan bata yang dicampur BirdMineral sebagai dasar sangkar.

Pola Perawatan Harian untuk burung branjangan:
  • Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan dengan cara disemprot dengan sprayer asal terlihat basah. Sebelum disempot, bersihkan kotoran yang tercampur dengan bubukan batu bata. Kemudian ganti atau tambahkan pakan branjangan berupa biji-bijian seperti milet, canary seed, jewawut, dan gabah.
  • Bersihkan wadah air minum dan berikan air matang yang sudah dingin sebagai air minum.
  • Berikan jangkrik kecil sebanyak 2-3 ekor pada cepuk EF. Setiap tiga hari sekali, bisa ditambahkan kroto sebanyak satu sendok teh sebagai EF.
  • Penjemuran dapat dilakukan selama 2-3 jam/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran.
  • Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut selama 10 menit, lalu gantang di tempat teduh atau di dalam rumah.
  • Siang hari sampai sore (jam 12.00-15.00) burung dapat dimaster dengan suara master atau burung-burung master.
  • Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali di teras.
  • Berikan jangkrik kecil 2 ekor pada cepuk EF.
  • Jam 18.00 burung dimasukkan ke rumah. Burung tidak perlu dikerodong jika Anda ingin mendengarkan suaranya karena burung branjangan juga suka berkicau di malam hari.
PENTING:
Bubukan batu bata diganti minimal sepekan sekali. Meski tidak perlu dikerodong setiap malam, branjangan tetap perlu dilatih kerodong agar tidak kelabakan ketika suatu saat kita perlu mengerodongnya.

Penanganan branjangan kondisi drop:
  • Tingkatkan porsi pemberian jangkrik menjadi 3 pagi dan 3 sore.
  • Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung branjangan lain
  • Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari
  • Berikan vitamin tambahan

Perawatan dan setelan branjangan mabung
Masa mabung (moulting) merupakan masa yang sangat menuntut perhatian penghobi burung. Bulu yang hilang dan digantikan selama masa mabung atau meranggas ini menyerap 25% dari total protein yang ada di dalam tubuh burung. 

Inilah mengapa selama masa mabung perlu ditambahkan juga protein sebesar seperempat total protein dalam tubuh burung.

Bulu-bulu dan selongsong bulu terdiri atas lebih dari 90% protein, khususnya protein yang disebut keratins. 

Protein bulu berbeda dengan protein pada tubuh dan telur serta memerlukan jumlah proporsional yang berbeda atas asam amino (pembangun sel atau blok protein). Burung harus mengonsumsi makanan dengan kandungan asam amino jenis ini kemudian menyerap dan disimpan sebagai protein (keratin) khusus bagi keperluan pertumbuhan bulu. 

Proses ini sangat penting bagi burung dan tubuh burung harus bekerja ekstra untuk mendapatkan gizi yang cukup untuk membentuk bulu secara sempurna.

Ketika burung mabung, mereka juga memerlukan energi yang besar untuk memproduksi bulu baru. Keperluan energi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan protein, menyebabkan burung harus mengonsumsi lebih banyak makanan selama meranggas untuk dapat mempertahankan pertumbuhan bulu baru. 

Untuk diketahui saja, energi yang diperlukan burung selama masa mabung sebesar dua setengah kali lebih banyak ketimbang burung yang sedang memproduksi telur (lihat misalnya penjelasan pada “Moulting in Bird” di situs vetafarm.com yang menjadi referensi utama untuk tulisan mengenai masalah mabung ini).

Faktor-faktor yang berpengaruh pada masa mabung tidak bisa sepenuhnya dipahami, karena sangat kompleks. Umur burung, musim saat mabung, cuaca harian, kadar hormon dan siklus perkembangbiakan, semua menjadi faktor penentu bagi keberhasilan atau kegagalan burung melewati masa mabung.

Hal yang paling utama untuk diingat adalah bahwa pada saat burung mabung, Anda harus memberikan suplai pakan yang cukup sehingga mereka bisa mengembangkan bulu-bulu sesempurna mungkin.

Untuk menyediakan protein yang diperlukan untuk peningkatan produksi bulu, Anda harus meningkatkan asam amino yang mengandung sulfur seperti metionin dan sistin. Protein seperti itu bisa ditemukan di dalam daging hewan. 

Daging dapat diberikan kepada kebanyakan burung yang sedang mabung dalam jumlah kecil plus pemberian suplemen makanan yang baik. Suplemen multivitamin dan multimineral yang baik seharusnya mengandung berbagai vitamin dan mineral serta asam amino untuk memungkinkan tumbuhnya bulu secara normal.

Meskipun pada umumnya mabung berjalan normal, ada beberapa hal yang sering mengganggu masa mabung burung, khususnya tumbuhnya bulu yang tidak merata atau bahkan ada bulu yang tidak rontok (sekadar nyulam).

Penggangu tersebut antara lain:
* Penyakit - Penyakit yang disebabkan virus circovirus (Beak and Feather Disease) dan virus polyoma adalah penyakit paling umum yang menyebabkan burung kesulitan memproduksi bulu. Psittacosis kronis, gangguan parasit dan infeksi bakteri pada usus dapat pula menyebabkan bulu burung sulit tumbuh.

* Gizi buruk – Sebagaimana digambarkan di atas, persyaratan untuk berlangsungnya produksi bulu secara normal memang sangat banyak, dan karenanya makanan yang kurang gizi bisa menyebabkan tumbuhnya bulu yang tidak berkualitas (mudah patah, mudah kusam, melintir/ keriting dan sebagainya).

* Kimiawi –  penggunaan bahan kimiawi sering menyebabkan bulu tumbuh tidak sempurna atau bahkan merusak bulu. Salah satu contohnya adalah zat pembasmi cacing pada merpati yang dikenal sebagai Mebendazole. Bahan kimia ini akan menyebabkan bulu burung melintir jika diberikan semasa burung mabung.

* Stres – Hal ini terjadi terutama untuk burung yang disuapi/loloh dengan tangan manusia. Tangan manusia menyebabkan bulu baru tidak bisa berkembang sempurna dan sebagainya.

Apa yang perlu Anda lakukan agar burung dapat memiliki bulu baru sebaik mungkin?

Pertama-tama menyingkirkan segala cacing, kutu, mikroba pengganggu dan parasit lainnya.
Kedua, pastikan tidak satu pun dari burung Anda menjadi pembawa virus bibit penyakit, misalnya Polyoma.
Ketiga, berikan gizi yang cukup selama burung meranggas/mabung dengan pakan yang bagus. Hanya saja perlu diingat bahwa pakan yang bagus bukan berarti pakan yang banyak, sebab terlalu banyak pakan yang hanya mengandung karbohidrat misalnya, hanya akan membuat burung kekurangan gizi meski secara fisik terlihat gemuk.

Jika Anda telah melakukan semua hal di atas dan masih mengalami masalah dengan kualitas bulu Anda perlu berbicara dengan dokter hewan khusus burung.

Pola Perawatan masa mabung:
  • Tempatkan burung di tempat yang sepi, jauh dari lalu lintas manusia. Sebaiknya burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong.
  • Tidak perlu dimandikan.
  • Pemberian porsi EF diberikan lebih banyak karena sangat diperlukan untuk pembentukan sel-sel baru dan untuk pertumbuhan bulu baru.
  • Berikan BirdVit yang diberikan tiap hari atau mencampurkan BirdMineral ke dalam bubukan bata di dalam sangkar branjangan.
Lakukan pemasteran.  
Masa mabung membuat burung lebih banyak pada kondisi diam dan mendengar. Inilah saat yang tepat untuk mengisi variasi suara sesuai dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan karakter dan tipe suara burung dengan suara burung master. ( contoh master branjangan: ciblek, lovebird, parkit, jankgrik, cucakjenggot dll )

Perawatan branjangan macet bunyi
Jika branjangan mengalami macet bunyi pasca mabung Anda bisa melakukan treatment sebagai berikut:
  • Beri pakan undur-undur. Caranya, cari binatang kecil (rata-rata seukuran 1-4 pentol korek api) yang suka berumah di tanah berdebu itu. Ambil 10-15 ekor. Ganti bubukan bata/tanah di sangkar branjangan Anda dan ganti dengan debu tempat asal undur-undur berada; atau ganti dengan bubukan bata yang baru. Sebab saja undur-undur hidup di sana, nanti dia akan bersarang di bubukan bata/debu itu. Branjangan akan mengejar sendiri undur-undur. Selain disebari undur-undur, jangan lupa sebari kroto, sehari sekitar 1 sendok teh.
  • Poin nomer 1 bisa dibarengi (tidak mutlak) dengan mempertemukan branjangan macet dengan branjangan yang sedang gacor, agar mudah terpancing dan kembali gacor.
  • Untuk bubukan bata, jangan lupa agar burung tercukupi mineralnya, gunakan bubukan bata yang dicampur dengan mineral burung.
20.09 | 0 komentar

Memilih Calon Indukan Burung Perkutut Yang Baik

Calon Indukan Yang Baik

 

Syarat utama agar perkutut bisa diternak, mereka sudah jinak atau sudah lama dipelihara.pejantan dipilih dari burung yang suaranya bagus, sehat, rajin berbunyi dengan irama yang baik karena tujuan menernak perkutut ini adalah mendapatkan keturunan yang bunyi suaranya setaraatau mendekati kebagusan bunyi suara induk jantannya

Setelah bunyi suaranya diletahui mutunya, barulah ciri-ciri fisik burung diperhatikan.seberapa jauh hubungan ciri-ciri bentuk anggota badan dan dengan kemerduan bunyi dan volume suaranya ?

Induk betina bisa dibedakan dari pejantannya dengan meraba atau mengamati supitnya (tulang yang terletak di antara oaha dan dibawah anus) burung yang supitnya rapat, biasanya jantan.sedang yang longgar dan lemas biasanya betina. burung betina dahinya tidak berpupur,sedang yang jantan dahinya tedapat semacam bedak keputih-putihan.

Induk betina dipilih yang badannya sehat, jinak, dan sudah cukup umur. walau umur 6 bulan sudah bisa mulai dijodohkan,paling bagus kalau diternak pada umur sekitar 10 bulan.karena pada usia yang lebih tua, sifat keibuannya lebih menonjol, terutama ketika merawat anaknya.

Untuk mendapatkan keturunan yang baik, harus diketahui betul sifat-sifat kedua calon induk perkutut. jangan sembarangan menjodohkan dan bertindak untung-untungan karena car itu bisa mengecewakan, yaitu keturunan yang diperoleh menyimpang dari yang diharapkan.

Sepasang induk yang baik, kalau diternak dengan baik, selama satu tahun bisa diharapkan beranak 4 - 6 kali.

Perkutut tidak terlalu memilih tempat untuk bersarang dimana saja wadah sarang di taruh,ia akan mengatur sendiri sarangnya untuk bertelur. umumnya ia lebih cepat bersarang di tempat terbuka dibanding tempat tertutup. di daerah yang banyak hujan, menaruh sarang di tempat terbuka sering kurang menguntungkan adanya kotak sarang untuk menaruh wadah dan bahan sarang akan sangat menolong keselamatan induk dan anaknya dari pengaruh udara dingin dan kelembapanudara basah

Tempat sarang yang wadah sarangnya berupa keranjang, bangunan sarangnya seringkali berbentuk cekung. dalam sarang ini penetasan telur sering kali gagal, karena burung yang mengeram tidak merasa santai dan cepat lelah. akan tetapi kalau tempat sarang berupa wadah yang

kedalamannya dangkal atau datar, maka bentuk sarangnya pun datar.pada sarang datar ini induk perkutut bisa santai dan mengeram berjam-jam. 
smbr:burungperkutut
20.07 | 0 komentar

Burung Bagus

Memelihara atau merawat burung haruslah dengan hati, kita bisa menjadi pasangan seekor burung kita manjakan dia dan kita ikuti kemauan dia manjdi yang terbaik untuk seekor burung. banyak waktu untuk kita menjaga dia,makin dekat hati kita dengan bururng makin berkicau dia bersiyul....